Bersabarlah Saudaraku di Gaza…
Senin, 21 Jan 08 03:55 WIB
Hari-Hari seperti ini. Lemparkanlah khayalan Kita saat bersama ibu Dan bapak. Isteri Dan anak-anak. Di sebuah malam di bawah langit yang jernih. Saat Kita semua Ada dalam satu rumah. Tapi rumah Kita itu, sudah tak lagi berpintu, Dan tak mempunyai jendela. Tak Ada air. Tak Ada listrik..
Anak-anak Kita menangis karena lapar Dan dingin. Isteri Kita juga begitu menderita karena sakit namun tak bisa membeli obat. Bukan hanya karena tak Ada biaya untuk membelinya, tapi juga karena tak Ada obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkannya. Orang tuamu, keduanya sudah renta Dan ringkih. Juga tengah dililit lapar. Tubuh mereka sudah lemah Dan penyakitnya kian Hari terus bertambah.
Baca entri selengkapnya »




