Mengapa Kedelai Mahal dan Langka ?…Harga Rendah, Petani Lesu

PK-Sejahtera Online: Penurunan produksi pada tahun 167.107 ton, tahun 2006 132.261 ton, tahun 2007 119.932 ton. Sedangkan jika dilihat dari kebutuhan selalu mengalami kenaikan dari tahun 2005 sebesar 348.834 ton menjadi 453.062 ton pada tahun 2006, dan pada tahun 2007 naik menjadi 467.174 ton. Kekurangan [pasukan kedelai di Jawa Tengah mengalami kenaikan dari 196.766 ton pada tahun 2005 menjadi 332.705 ton tahun 2006 dan 358.036 ton tahun 2007.

Menurut wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Tengah Muhammad Haris penurunan disebabkan minat para petani untuk menanam kedelai semakin berkurang karena tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. “mereka lebih memilih menanam padi atau jagung, lebih praktis dan ekonomi, kedelai membutuhkan minimal 2 kali pemupukan dan 4-5 kali penyemprotan sampai panen” ungkapnya.

Anggota FPKS ini mengungkapkan rentang waktu Desember sampai Pebruari 2008 ini yang merupakan waktu panen raya kedelai diperkirakan hanya 15 Kabupaten/kota yang ada panen kedelai, jumlahnya pun tidak cukup banyak sekitar 33.199 ton. “yang terbesar grobogan kurang lebih 13.831 ton, yang lain bakkan Wonogiri dan Pemalang hanya 1 ton, ini menunjukan minat terhadap kedelai sangat kurang.

Haris mengungkapkan ada tiga permasalahan pokok terkait kedelai yang pertama masalah varietas, kedua stabilitas harga jual, ketiga kemudahan teknis. Untuk varietas memang perlu peremajaan karena memang kedelai merupakan tanaman sub tropis. “perlu rekayasa genetika, untuk menghasilkan varietas yang cocok di Indonesia, selain itu stabilitas harga yang setiap musim panen harganya jatuh merupakan kendala utama,”lanjutnya.

Haris mengharapkan karena kedelai merupakan kebutuhan dasar prtein nabati maka stabilitas harga harus dipertahankan. “jika khawatir dengan industri kecil yang ada maka perlu pengaturan mekanisme pasar agar petani maupun industri kecil tidak dirugikan misalnya dengan dana talangan,”lanjutnya. (PKS Jawa Tengah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: